Total Pageviews

Powered by Blogger.

Tuesday, March 15, 2016

ARTI DAN JENIS-JENIS KOMUNIKASI

BAB I
PENDAHULUAN

Di jaman yang amat modern ini, seluruh kegiatan dilakukan dengan Bahasa, mulai dari bahasa dari negara sendiri, hingga Bahasa internasional.
Bahasa adalah salah satu hal terpenting dalam berkomunikasi dalam kegiatan sehari-hari sudah sangat pasti berkomunikasi pun membutuhkan Bahasa yang baik.
Komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan informasi atau pesan antara dua orang atau lebih dengan cara yang efektif, sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti. Dalam penyampaian atau penerimaan informasi ada dua pihak yang terlibat yaitu :
1.       Komunikator : Orang / kelompok orang yang menyampaikan informasi atau pesan
2.      Komunikan : orang atau kelompok orang yang menerima pesan.
Dalam berkomunikasi keberhasilan komunikator atau komunikan sangat ditentukan oleh beberapa faktor yaitu : Cakap, Pengetahuan, Sikap, Sistem Sosial, Kondisi lahiriah.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 ARTI KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.





2.2 JENIS-JENIS KOMUNIKASI

1. Komunikasi intrapribadi

Komunikasi intrapribadi (intrapersonal communication) adalah komunikasi dengan diri sendiri, baik kita sadari atau tidak. Misalnya berpikir. Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung diketahui balikannya. (Muhammad, 2005,p.158-159).


2. Komunikasi antarpribadi

Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan respon verbal maupun nonverbal berlangsung secara langsung. Bentuk khusus komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi diadik (dyadic communication) yang hanya melibatkan dua individu, misalnya suami-istri, dua sejawat, guru-murid.

3. Komunikasi kelompok (kecil)

Komunikasi kelompok merujuk pada komunikasi yang dilakukan sekelompok kecil orang (small-group communication). Kelompok sendiri merupakan sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, saling mengenal satu sama lain, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut.Komunikasi antarpribadi berlaku dalam komunikasi kelompok.

4. Komunikasi publik

Komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah orang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi publik meliputi ceramah, pidato, kuliah, tabligh akbar, dan lain-lain. Ciri-ciri komunikasi publik adalah: berlangsung lebih formal; menuntut persiapan pesan yang cermat, dan menuntut kemampuan menghadapi sejumlah besar orang.


5. Komunikasi organisasi

Komunikasi organisasi (organizational communication) terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal, dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar dari komunikasi kelompok. Komunikasi organisasi juga melibatkan komunikasi diadik, komunikasi antarpribadi, dan komunikasi publik tergantung kebutuhan.

6. Komunikasi massa

Komunikasi massa (mass communication) adalah komunikasi yang menggunakan media massa cetak maupun elektronik yang dikelola sebuah lembaga atau orang yang dilembagakan yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar, anonim, dan heterogen. Pesan-pesannya bersifat umum, disampaikan secara serentak, cepat dan selintas.

Di dalam komunikasi dibagi menjadi 7 cara berkomunikasi mulai dari penyampaian, kelangsungan, perilaku, maksudnya, ruang lingkup, jaringan kerja, dan peranan hidup.

-          Komunikasi menurut penyampaian
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :

a.       Komunikasi lisan
Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatatp muka, misalnya dialog 2 orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.


b.      Komunikasi tertulis
Yang dilaksanakan dalam bentuk suratdan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud tertentu.
Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek.
Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.

-          Komunikasi menurut kelangsungan

Didalam proses komunikasi dapat kita ketahui terjadinya interaksi dua belah pihak tersebut sebagai berikut
l. Komunikasi langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikasi tidak langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.
-          Komunikasi menurut perilaku

 

Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi
l . Komunikasi formal
Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2.        Komunikasi informal
Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan sebagainya.
3.        Komunikasi nonformal
Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
Maka dapat diketahui bahwa komunikasi formal, informal dan nonformal saling berhubungan, dimana komunikasi nonformal merupakan jembatan antara komunikasi formal dengan komunikasi informal yang dapat memperlancar penyelesaian tugas resmi, serta dapat mengarahkan komunikasi informal kepada komunikasi formal.


-          Komunikasi menurut maksudnya
Bila diperhatikan dengan seksama, maka dapat diketahui bahwa komunikasi dapat terlaksana bila terdapat inisiatif dari komunikator maka maksud terlaksananya komunikasi lebih banyak ditentukan oleh komunikator tersebut. Menurut maksud dilakukan komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut:
l. berpidato
2.      memberi ceramah
3.      memberi prasaran
4.      wawancara
5.      memberi perintah atau tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemampuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.
-          Komunikasi menurut ruang lingkup
Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ini. Maka dalam komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut :

l. Komunikasi internal

Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.

Komunikasi internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu
a.      Komunikasi vertikal yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, petunjuk dan sebagainya.
b.      Komunikasi horisontal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi/ kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar.
c.        Komunikasi diagonal yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang - orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertikal.
2. Komunikasi eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk
a.        Eksposisi, pameran, promosi, publikasi dan sebagainya
b.        Konperensi pers ( press release )
c.        Siaran televisi, radio, dan sebagainya
d.        Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.

-          Komunikasi menurut jaringan kerja


Didalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana menurut sistem yang ditetapkannya dalam jaringan kerja.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi
                  I     Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2.        Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. Saluran komunikasi lebih singkat dan merupakan kebalikan dari jaringan kerja rantai.
3.        Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.
-          Komunikasi menurut peranan hidup
Komunikasi yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak-pihak lain baik secara kelompok maupun secara individual. Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
l . Komunikasi antar individu dengan individu yang lain
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi perilaku individu yang lain.
2.        Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
3.        Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih.
Dalam komunikasi ini individu berperanan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa komunikasi dapat dilihat dalam berbagai bentuk misalnya percakapan antara dua orang, pidato dari ketua kepada anggota rapat, berita yang dibacakan oleh penyiar dari radio atau televisi, buku cerita, koran, telepon, e-mail dan sebagainya. Dalam tiap bentuk komunikasi terdapat lima unsur dalam proses komunikasi yaitu:
1.      Adanya pengirim berita/informasi.
2.      Adanya penerima berita/informasi.
3.      Ada berita/informasi yang disampaikan.
4.      Ada media atau alat pengirim berita/informasi.
5.      Ada sistem simbol yang digunakan untuk menyatakan berita/informasi (berupa gerakan, tulisan, dan kata-kata)


Daftar pustaka :

https://id.wikipedia.org. Komunikasi

http://www.definisi-pengertian.com.2015. Jenis-Jenis Komunikasi.

http://dwinasl.blogspot.co.id. 2012. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian.

http://elearning.gunadarma.ac.id. docmodul. komunikasi bisnis. bab2 Macam-Macam Komunikasi.






Sunday, January 24, 2016

MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN INDONESIA

PERKEMBANGAN MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN VIRTUAL

Masyarakat Virtual

Istilah kata virtual pada kamus ilmiah populer ialah pertumbuhan dunia maya yang tidak nyata. Begitulah pengertiannya yang dirasa sudah tidak tabu lagi dalam zaman kontemporer ini. Hampir seluruh elemen masyarakat merasakan hembusan nikmatnya dunia maya, dan tidak sedikit yang tenggelam dengan euforia tersebut. Sehingga masyarakat menganggap bahwa kondisi nyata adalah realitas yang semu, sedangkan kondisi semu yaitu dunia maya dianggap realitas yang nyata. Di awali dengan menanamkan mindset mengenai konsumersime di negara-negara miskin dan berkembang oleh faham neoliberalisme, setelah itu diperkuat dengan doktrinasi virtualisasi. Dengan dalih untuk mempermudah akses informasi bagi kehidupan masyarakat. Tetapi pada kenyataannya sangat berbeda, ternyata masyarakat konsumtif tidak dapat membedakan informasi yang sesuai dan yang tidak sesuai, oleh karena itu banyak yang melakukan penyelewengan akses informasi seperti membuka video porno, kecanduan games online, dan fanatik dengan dunia maya atau sosial media. Sehingga tidak ada lagi sekat antara kalangan dibawah umur dengan kalangan dewasa, karena mereka sama-sama dapat mengakses berbagai macam informasi.
Maka terjadilah sebuah fenomena yang distorsi, seperti banyak siswa SD yang sudah membicarakan percintaan, seks bebas, dll. Begitu juga generasi muda yang dahulu di istimewakan sebagai kaum perubahan, tetapi ketika terkena dampak virtualisasi, akhirnya generasi ini memiliki kedangkalan berpikir dalam memaknai kehidupan, memiliki pola pikir instan, dan akhirnya bersikap apatis. Doktrinasi faham neoliberalisme ternyata tidak hanya menggerogoti sistem perekonomian suatu bangsa saja, bahkan sampai dengan merusak karakter masyarakat yang sudah tidak lagi sesuai dengan budaya bangsanya, yang paling bahaya masyarakat sudah kehilangan jati dirinya di realitas yang nyata, karena mereka menganggap realitas nyata penuh dengan kemunafikan, korupsi, AIDS, erosi, kemacetan, dan global warning. Sedangkan dunia maya bagaikan kehidupan baru yang bebas untuk berekspresi, berseni, dan melakukan inovasi-inovasi yang spekulatif. Hal itu semua dianggap sah dalam dimensi virtual karena dalam dimensi ini tidak ada etika atau norma yang menyekatnya.
Peradaban konsumerisme jika dibiarkan begitu saja maka akan membahayakan peradaban itu sendiri, akan terjadi sebuah permasalahan-permasalahan yang sangat mendasar, karena peradaban ini akan mengeroposi mindset dan karakter anak bangsa, dan peradaban tersebut akan menjadi musuh besar kaum intelektual. Mereka yang masih meyakini akan cita-citanya yang sesuai dengan nilai kebenaran, kemanusiaan, dan ketuhanan akan berusaha untuk melawan dengan sekuat tenaganya.

Sumber artikel :
http://m.kompasiana.com/ramandaade/masyarakat-virtual_54f8c3a1a333115d158b4879

Dari artikel diatas, dapat saya analisa tentang perkembangan masyarakat dan kebudayaan virtual.

Tahap perkembangan masyarakat dan cyber community atau bisa disebut dengan masyrakat virtual. Secara sederhana ada 3 tahap perkembangan masyarakat ; berdasarkan tata kehidupan dan penciptaan serta penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi yakni :

Masyarakat tradisional

Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang tertutup, padu monopolitik (terdapatnya seperangkat pemikiran dan nilai yang meresapi, mengatur dan menguasai semua bidang yang ada. Salah satu cirinya dalah ketergantungan kepada lingkungan.

Masyarakat transisi

Masyarakat trasnsisi adalah masyarakat yang berada di antara masyarakat tradisional dan modern. Pada umumnya berada di daerah marginal atau pinggiran atau kota-desa. Salah satu cirinya adalah tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

Masyarakat modern

Masyarakat modern adalah masyarakat yang telah meninggalkan cara-cara tradisional yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban dunia masa kini.
Masyarakat modern relatif bebas dari kekuasaan adat-istiadat lama, karena mengalami perubahan dalam perkembangan zaman dewasa ini. Perubahan-perubahan itu terjadi sebagai akibat masuknya pengaruh kebudayaan dari luar yang membawa kemajuan terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu cirinya adalah lebih percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.


Perkembangan masyarakat cyber/virtual beserta kebudayaannya dan juga dampak dari perkembangan itu.

Kebudayaan sendiri adalah salah satu kata yang merujuk pada perkembangan intektual, spritualitas, dan estetika pada sebuah masyarakat. Kebudayaan pun disepakati sebagai buah tangan dari manusia dan melalui konstruksi sosial.
Berbagai macam jenis kerajinan, kesenian, maupun masakan yang mencirikan ke-khasan daenah masing-masing adalah warisan yang tak ternilai harganya.
Namun perkembangan zaman dan teknologi yang begitu cepat membuat perkembangan kebudayaan Indonesia menjadi tersendat dewasa ini. Betapa tidak, Remaja-remaja saat ini lebih senang bermain video game dari pada memainkan permainan tradisional seperti congklak, galaksin, dan permainan lainnya. Mereka lebih memilih memakan makanan siap saji dari pada makanan tradisional yang notabene adalah makanan khas mereka sendiri seperti Gudeg. Dan Lebih bangga jika memakai pakaian bermerk perancang terkenal dari pada memakai batik yang merupakan warisan leluhur kita. Kesenian seperti wayang dan tarian tradisional pun sangat jarang ditemui. Mungkin sesekali kesenian tersebut dipentaskan di salah satu tempat tujuan wisata di Indonesia, namun miris sekali jika mengetahui jumlah pengunjung yang menyaksikannya hanya sedikit sekali.

Masyarakat nyata adalah kehidupan masyarakat yang secara indrawi dapat dirasakan sebagai sebuah kehidupan nyata, dimana sebuah kehidupan nyata di mana hubungan-hubungan sosial sesama anggota masyarakat di bangun melalui penginderaan secara langsung.

Masyarakat maya, adalah sebuah kehidupan masyarakat manusia yang tidak dapat secara langsung di indera melalui penginderaan manusia, namun dapat dirasakan dan disaksikan sebagai sebuah realitas.

Dan dengan adanya pengertian masyarakat nyata dan maya dapat kita pahami dari segi perkembangan serta dampaknya, perkembangan masyarakat virtual sangatlah pesat disertakan dengan berkembangnya teknologi, dan berdampak kepada kehidupan nyata yang bisa berdampak baik positif maupun negatif.

Dalam masalah ini, dampak positif yang didapat dalam kehidupan nyata adalah bertambahnya wawasan masyarakat nyata akan pekembangan dunia, juga mudahnya masyarakat meng-akses situs-situs yang penting, juga dengan mudah menambah jaringan pertemanan melalui dunia maya dan juga mulai browsing ; chating; email; bahkan untuk keperluan bisnis kecil-kecilan yang saya buat sebagai media iklan, internet bukan hanya untuk kebutuhan dan ternyata internet adalah sutu tuntutan juga bagi saya, karena media informasi tambahan saya sebagai mahasiswa bisanya saya akan browsing di internet, melalui search engine besar seperti GOOGLE yang sebagian kalangan disebut sebagai Dewa Bumi, bukan hanya itu sebagai segala fasilitas penujang kampus pun terdapat disana, agar mahasiswanya tidak perlu repot dengan mencari papan pengumuman kampus.
Tetapi di balik dampak positif itu juga mempunyai dampak yang negatif, yaitu : masyarakat nyata menjadi lebih kurang berinteraksi langsung dengan sesama, banyak situs-situs yang tak seharusnya di akses seperti yang dituliskan di artikel, contoh lain manusia jadi ketergantungan dengan informasi yang didapatkan dari internet sebagai perkembangan new media. Misalnya kita membutuhkan sebuah informasi dan kemudian menicarinya di internet, informasi yang tertampil hanya langsung di Salin tanpa memikirkan ke layak atau tidak layaknya suatu informasi tersebut.

Sumber terkait :

http://revantatio.blogspot.co.id/2011/01/new-media.html?m=1

http://putrarankkuty.blogspot.co.id/2011/12/kebudayaan-masyarakat-indonesia.html?m=1

http://journal.webscience.org/175/3/websci09_attachment_176.pdf

Sulhardi, A, S.Sos, M.Si. New Media & Society. Jakarta : Pusat Bahan Ajar dan eLearning.

Sunday, November 22, 2015

WISATA KEBUN BINATANG RAGUNAN

Wisata Kebun Binatang Ragunan





Fakultas Sastra Inggris

Farilla Nopizri

13613248/3SA04



BAB I

PENDAHULUAN


·         Latar Belakang

Indonesia adalah negara yang paling banyak memiliki tempat-tempat wisata yang indah di dalamnya, dari masing-masing tempat wisata juga memiliki cerita dan keunikannya tersendiri.
Mulai dari tempat wisata yang menyatu dengan alam hingga peninggalan-peninggalan sejarah atau museum terdahulu akibat dari penjajahan sebelumnya.
Namun dibalik keindahan dan kekayaan akan tempat wisata juga peninggalan sejarahnya, Indonesia merupakan salah satu negara ynag kurang menjaga atau merawat tempat wisata atau bahkan  peninggalan sejarah (museum) itu sendiri yang akan saya bahas pada tugas saya kali ini.
Karna memang budaya asing yang sudah banyak masuk ke Indonesia jugalah yang menjadikan, masyarakat atau penduduk asli Indonesia banyak yang melupakan bagaimana membudidayakan sejarah Indonesia yang tentunya hal itu dilakukan oleh para masyarakat yang hanya menerapkan budaya asing yang masuk ke Indonesia hanya melalui segi negatifnya dibandingkan dengan positifnya, dalam arti salah menerapkan. Tetapi sebagai generasi muda penerus bangsa kita harus dapat mempertahankan dan menjaga kekayaan budaya didalamnya karena negara yang kaya adalah negara yang tidak lupa akan sejarah. Sikap ini yang harus dapat ditumbuhkan dan dikembangkan terhadap kepribadian masing-masing setiap orang.

  •  Rumusan Masalah

Sehubung dengan latar belakang yang sudah di jabarkan, rumusan-rumusan masalah yang bersangkutan, di bagi menjadi 2 :
1.      Mengapa banyak tangapan negatif dari masyarakat atas kurangnya perhatian dan kenyamanan pelayanan di museum Kota tua?
2.      Apa tindakan yang seharusnya pemerintah lakukan untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut?


  • Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk :

1.      Untuk mengetahui apa yang menyebabkan banyaknya tangapan negatif dari para wisatawan.
2.      Untuk mengetahui apa saja tindakan pemerintah yang sudah dilakukan dan harusnya dilakukan.



BAB II

PEMBAHASAN

Jakarta adalah pusat Ibu kota Indonesia yang dimana adalah pusat tempat banyak orang yang berlomba-lomba mencari rezeki hingga bahkan mencari posisi kedudukan yang teratas.
Jakarta pula lah yang merupakan banyak dijadikan tempat objek wisata, karna banyaknya peninggalan sejarah yang memang sudah ada sejak dulu hingga yang memang di buat sengaja oloeh pemerintah  Indonesia.
Seperti halnya kebun binatang ragunan adalah salah satu tempat wisata atau rekreasi keluarga yang menyatu denga alam, juga yang sengaja dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk menjaga ekosistem alam di Indonesia serta flora dan faunanya.
Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia. Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen.
Kebun Binatang Ragunan ini sangat mudah dicapai dengan transportasi umum seperti angkutan kota, bus ataupun bus Transjakarta karena terletak tepat di sebelah Halte Busway Ragunan.
Kebun Binatang Ragunan ini sangat luas, tidak hanya binatang yang terdapat di dalamnya namun juga banyak terdapat tumbuhan besar yang berada di kawasan ini. Hal ini menyebabkan suhu di kawasan ini terasa lebih sejuk dan menjadi filter atau saringan udara bagi kota Jakarta. Kondisi inilah yang menyebabkan banyak pengunjung, terutama keluarga, datang hanya untuk mencari udara segar yang semakin sulit di dapat di kota Jakarta tercinta ini. Tempat ini buka sejak jam 09.00 hingga 18.00. Tarif masuk untuk Kebun Binatang Ragunan ialah Rp. 4000 untuk dewasa dan Rp. 3000 untuk anak-anak ditambah biaya asuransi sebesar Rp 500/orang. Tarif yang cukup murah membuat pengunjung selalu membludak walaupun sekarang banyak bermunculan tempat wisata baru di Jakarta.
Kebun Binatang ini memiliki bermacam-macam spesies binatang seperti reptil, unggas, mamalia, primata dan lain sebagainya. Namun kondisi binatang sekarang ini terlihat cukup memprihatinkan seperti kandang yang kotor, tidak terawat, binatang yang kurus seperti kekurangan makan ataupun jumlah binatang yang tidak banyak lagi. Bahkan di beberapa area, banyak kandang yang dibiarkan kosong tanpa ada binatang di dalamnya. Untuk kandang yang ada binatang, jumlah binatang sudah menurun dibandingkan masa-masa lalu. 
Untuk lebih menarik pengunjung, Kebun Binatang Ragunan kini memiliki Pusat Primata Schmutzer yang merupakan pusat pelestarian primata terbesar di dunia. Untuk memasuki tempat ini, anda diharuskan membayar biaya tambahan sebesar Rp. 6000/orang, baik dewasa dan anak-anak. Tempat ini dibuka sejak pukul 09.00 hingga 16.00 setiap harinya. Di tempat ini terdapat berbagai macam primata seperti siamang, kera putih, orangutan, simpanse ataupun gorilla yang terawat cukup baik.
                        Adapun selain kandang yang tidak terawat seperti yang saya sudah jabarkan di atas adalah tidak terawatnya tempat-tempat beristirahat pengunjung atau kurangnya fasilitas akan hal tersebut, dan masih banyak lagi seperti, coret-coretan akibat tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab dengan se-enaknya merusak fasilitas di sana.
Hal itu juga lah yang mengakibatkan timbulnya pandangan atau tanggapan-tanggapan negatif masyarakat yang memang perduli akan lingkungan, dan  beranggapan bahwa kurang cepat tanggapnya pengurus atau pemerintah akan tempat wisata kebun binatang di Indonesia, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan ssaat berwissata ke kebun binatang.
Tetapi, dibalik itu semua pemernta juga sudah berupaya melakukan hal yang memang seharusnya dilakukan pemerintah untuk memperbaiki itu semua, seperti halnya membangun dan sellau menjaga kerapihan serta kebersihan Pusat Primata Schmutzer, tetapi memang lebih baiknya tidak terlalu terpaku dengan  hanya satu tempat saja, karna hal tersebut akan mengenyampingkan tempat-tampat di kebun binatang, seperti kandang-kandang di luar Pusat Primata Schmutzer.
Karna memang semua masalah yang adalah kembali kepada pribadi dan masyarakat itu sendiri, jika bukan karna tangan-tangan yang bertanggung jawab yang menjadikan tempat wisata itu terlihat rusak mungkin tidak akan ada timbul anggapan-anggapan negatif baik dari WNI atau WNA yang sedang berkunjung.
Jika kita bandingkan dengan tempat wisata di luar sana, berbanding terbalik dengan Indonesia.
Sebagai contoh tidak usah jauh-jauh yaitu, Singapore Zoo, Singapura.
Masyarakat di sana sangat bertanggung jawab akan kepeduliannya terhadap lingkungan. Secara lengkap dapat di lihat :
http://tempatwisatadisingapore2.blogspot.co.id/2013/10/singapore-zoo-kebun-binatang-singapura.html

Dari link di atas atau tautan di atas yaitu berisikan tentang tempat wisata kebun binatang di Singapura, dan dari tautan di atas juga, kita sebagai peminat tempat wisata alam dapat membedakan serta membandingkan, keunggulan serta kekurangan dari masing-masing tempat antara kebun binatang ragunan di Indonesia dengan kebun binatang di Singapura.



KESIMPULAN

Pemerintah sudah berupaya melakukan yang terbaik untuk selalu menjaga dan merawat peninggalan-peninggalan sejarah atau juga tempat wisata yang telah dibuat sendiri di Indonesia, tetapi untuk mewujudkan sesuatu yang lebih baik, tidak lepas dari dorongan serta dukungan dari masyarakat Indonseia sendiri. Jadi, semuanya lebih kepada kembali kepada pribadi masing-maing untuk tetap menjaga dan tentunya merawat tempat wisata di Indonesia atau bahkan sebaliknya, yaitu merusaknya.


FOTO-FOTO KEBUN BINATANG RAGUNAN DAN SINGAPORE ZOO


Kebun Bintang Ragunan (Indonesia)


Singapore zoo



Salah satu kandang yang tidak terawat di kebun binatang Indonesia



 

Blogger news

Dancing Banana Baby

Blogroll